
Cikarang, 9 Oktober 2026 — Center for Islamic Economics and Public Policy (CIEPPP) STEBI Global Mulia menyelenggarakan Webinar Nasional Bedah Buku Tengoklah ke Dalam: Ziarah Diri melalui Pengetahuan dan Cinta demi Kebahagiaan Puncak, karya Dr. Subhi Ibrahim, Direktur CIEPPP STEBI Global Mulia. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi intelektual untuk mengajak masyarakat memahami pentingnya mengenali diri, memperdalam pengetahuan, serta menumbuhkan cinta sebagai bagian dari perjalanan menuju kebahagiaan yang bermakna.
Webinar nasional tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting menghadirkan Dr. Subhi Ibrahim sebagai penulis buku dan Dr. Iksan Kamil Sahri, M.Pd.I., dosen UIN Sunan Ampel Surabaya, sebagai pengulas buku. Diskusi dirancang untuk membuka ruang dialog mengenai gagasan-gagasan dalam buku Tengoklah ke Dalam sekaligus menghubungkannya dengan kehidupan pribadi, sosial, dan pengembangan intelektual masyarakat.
Di tengah kehidupan modern yang semakin dinamis, manusia kerap disibukkan oleh tuntutan pekerjaan, pencapaian akademik, perkembangan teknologi, dan berbagai standar keberhasilan yang berkembang di masyarakat. Kondisi tersebut menjadikan refleksi diri sebagai hal penting agar manusia tidak hanya berorientasi pada pencapaian eksternal, tetapi juga memahami nilai, tujuan, dan makna kehidupannya.
Melalui buku Tengoklah ke Dalam, pembaca diajak menjadikan perjalanan mengenali diri sebagai bagian penting dari proses pengembangan manusia. Sebagaimana tercermin dalam subjudulnya, “Ziarah Diri melalui Pengetahuan dan Cinta demi Kebahagiaan Puncak”, buku ini mengangkat hubungan antara pengetahuan, cinta, dan pencarian kebahagiaan sebagai tema reflektif yang relevan untuk didiskusikan di lingkungan akademik maupun kehidupan sehari-hari.
Bedah buku ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk tidak sekadar mengenal isi sebuah karya, tetapi juga mendalami gagasan yang terkandung di dalamnya. Forum akademik semacam ini diharapkan dapat memperkaya perspektif pembaca dalam memandang kehidupan, membangun kesadaran diri, dan mengembangkan tradisi membaca yang lebih kritis serta reflektif.
Kehadiran Dr. Subhi Ibrahim sebagai penulis memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal gagasan yang melatarbelakangi lahirnya buku Tengoklah ke Dalam. Sementara itu, Dr. Iksan Kamil Sahri, M.Pd.I., sebagai pengulas, diharapkan dapat memperluas pemahaman peserta melalui pembacaan kritis terhadap isi buku dan relevansinya dengan kehidupan kontemporer.
Pertemuan antara penulis dan pengulas dalam satu forum memberikan nilai tambah bagi kegiatan bedah buku. Peserta dapat melihat sebuah karya dari sudut pandang penciptanya sekaligus memperoleh perspektif lain melalui proses penelaahan dan diskusi. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk membangun budaya akademik yang terbuka, dialogis, dan menghargai perbedaan sudut pandang.
Lebih jauh, diskusi buku juga memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan antara tradisi literasi dan pengembangan pemikiran. Buku tidak hanya diposisikan sebagai sumber informasi, tetapi juga sebagai medium untuk menguji gagasan, memperluas wawasan, serta membangun pemahaman yang lebih mendalam terhadap persoalan manusia dan kehidupan.
Penyelenggaraan Webinar Nasional Bedah Buku Tengoklah ke Dalam merupakan bagian dari ruang pengembangan literasi dan diskursus intelektual yang relevan dengan lingkungan perguruan tinggi. Melalui kegiatan semacam ini, CIEPPP STEBI Global Mulia membuka ruang bagi pertukaran gagasan yang tidak terbatas pada pembahasan ekonomi dan kebijakan publik, tetapi juga menyentuh dimensi pengetahuan, kemanusiaan, dan pengembangan kualitas diri.
Sebagai lembaga yang berfokus pada kajian ekonomi Islam dan kebijakan publik, CIEPPP memiliki ruang untuk mendorong dialog lintas perspektif yang memperkaya pemahaman mengenai manusia dan masyarakat. Kegiatan bedah buku ini dapat menjadi salah satu bentuk penguatan ekosistem akademik yang menempatkan literasi, pemikiran kritis, dan refleksi sebagai unsur penting dalam proses pembelajaran.
Bagi STEBI Global Mulia, penguatan budaya literasi juga menjadi peluang untuk memperluas pengalaman akademik mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan berbasis diskusi buku dapat mendorong peserta agar lebih aktif membaca, berani mengemukakan pandangan, serta membangun kebiasaan menghubungkan pengetahuan dengan realitas kehidupan.
Pesan utama yang diangkat melalui kegiatan ini terangkum dalam semangat “Membaca Buku, Menemukan Diri, Meraih Kebahagiaan Sejati”. Pesan tersebut mengajak masyarakat untuk memandang aktivitas membaca bukan sekadar upaya memperoleh informasi, melainkan juga sebagai proses memperluas pemahaman dan membangun hubungan yang lebih mendalam dengan diri sendiri.
Pengetahuan dapat menjadi pintu untuk memahami kehidupan secara lebih luas, sedangkan refleksi diri membantu seseorang menimbang kembali nilai dan tujuan yang ingin diwujudkan. Dalam konteks tersebut, pembahasan mengenai cinta dan kebahagiaan membuka ruang perenungan tentang bagaimana pengetahuan tidak berhenti sebagai konsep, tetapi dapat menjadi bagian dari pembentukan sikap dan cara menjalani kehidupan.
Melalui Webinar Nasional Bedah Buku Tengoklah ke Dalam, STEBI Global Mulia bersama CIEPPP menghadirkan ruang perjumpaan antara literasi, pemikiran, dan refleksi. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk terus membaca, memperkaya wawasan, dan menjadikan proses mengenali diri sebagai perjalanan yang berlangsung sepanjang hayat.
Pada akhirnya, membaca bukan hanya tentang seberapa banyak halaman yang telah diselesaikan, melainkan juga tentang sejauh mana pengetahuan mampu memperluas cara pandang dan menghadirkan makna dalam kehidupan. Sebab, dalam perjalanan memahami dunia, manusia juga perlu menyediakan ruang untuk memahami dirinya sendiri.
STEBI Global Mulia — Ilmu untuk Kehidupan.

![]()
