
Cikarang, 20 September 2026 — Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Global Mulia kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan akademik melalui Sidang Proposal Skripsi XIII dan Sidang Skripsi (Munaqasyah) XI. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik mahasiswa sekaligus ruang untuk menguji kesiapan mereka dalam menyusun, mempertanggungjawabkan, dan mengembangkan karya ilmiah.
Pelaksanaan sidang menjadi salah satu tahapan akademik yang memiliki arti penting bagi mahasiswa tingkat akhir. Tidak sekadar menjadi proses administratif menuju kelulusan, forum ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan hasil pemikiran dan penelitian yang telah mereka susun berdasarkan kaidah ilmiah.
Menguji Gagasan Sejak Tahap Proposal
Pada Sidang Proposal Skripsi XIII, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memaparkan rancangan penelitian yang telah dipersiapkan. Presentasi tersebut mencakup latar belakang penelitian, identifikasi dan rumusan masalah, tujuan penelitian, landasan teori, metode penelitian, hingga arah penelitian yang akan dilakukan.
Dalam prosesnya, mahasiswa berhadapan dengan pertanyaan dan masukan dari para dosen penguji, yaitu Dr. Yoyo Hambali, S.Ag., M.A., Anggi Setya Prayoga, S.Kom., M.M., Hernanda Dian Rahajeng, S.E., M.M., Febrima ‘Ayuningrum, S.Pd., M.Pd. Diskusi akademik yang berlangsung menjadi bagian penting untuk melihat sejauh mana mahasiswa memahami persoalan penelitian yang diangkat serta mampu memberikan argumentasi yang relevan dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Tahap proposal juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperoleh berbagai catatan akademik sebagai bahan penyempurnaan sebelum penelitian dilanjutkan ke tahap berikutnya. Dengan demikian, proses sidang tidak hanya berorientasi pada penilaian, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk memperkuat kualitas penelitian.
Munaqasyah XI, Tahap Mempertanggungjawabkan Hasil Penelitian
Sementara itu, Sidang Skripsi (Munaqasyah) XI menjadi tahapan lanjutan bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan penelitian dan penyusunan skripsinya.
Dalam forum munaqasyah, mahasiswa mempresentasikan hasil penelitian sekaligus menjelaskan proses akademik yang telah ditempuh. Para penguji memberikan pertanyaan, tanggapan, serta masukan untuk melihat penguasaan mahasiswa terhadap substansi penelitian, teori yang digunakan, metodologi, hingga hasil dan kesimpulan penelitian.
Proses tanya jawab menjadi salah satu bagian utama dalam munaqasyah. Mahasiswa dituntut mampu memberikan jawaban secara sistematis, argumentatif, dan berdasarkan data maupun referensi yang digunakan dalam penelitian.
Membangun Tradisi Akademik yang Kritis dan Bertanggung Jawab
Penyelenggaraan Sidang Proposal Skripsi XIII dan Munaqasyah XI juga mencerminkan komitmen STEBI Global Mulia dalam membangun budaya akademik yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, sistematis, dan bertanggung jawab.
Melalui forum ilmiah tersebut, mahasiswa tidak hanya dinilai dari hasil tulisan yang telah disusun, tetapi juga dari kemampuan dalam memahami, menjelaskan, dan mempertahankan gagasan akademiknya. Interaksi antara mahasiswa dan dosen penguji menjadi bagian dari proses pembentukan kemampuan intelektual yang dibutuhkan dalam lingkungan akademik maupun dunia profesional.
Bagi mahasiswa, sidang menjadi pengalaman penting untuk belajar menghadapi forum formal, menyampaikan gagasan secara terstruktur, menerima kritik secara terbuka, serta melakukan perbaikan berdasarkan masukan akademik.
Dari Ruang Sidang Menuju Langkah Akademik Berikutnya
Sidang Proposal Skripsi XIII dan Sidang Skripsi (Munaqasyah) XI pada akhirnya bukan sekadar agenda rutin perguruan tinggi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa dalam menyelesaikan proses pendidikan tinggi sekaligus membuktikan kemampuan mereka dalam mengembangkan karya ilmiah.
Setiap pertanyaan, argumentasi, koreksi, dan masukan yang muncul dalam ruang sidang menjadi bagian dari proses pembelajaran yang berharga. Dari ruang akademik inilah mahasiswa dipersiapkan untuk melangkah ke tahap berikutnya dengan membawa kemampuan berpikir ilmiah, integritas akademik, serta pengalaman dalam mempertanggungjawabkan gagasan secara profesional.
Dengan terselenggaranya Sidang Proposal Skripsi XIII dan Sidang Skripsi (Munaqasyah) XI, STEBI Global Mulia terus menghadirkan ruang akademik yang mendorong mahasiswa untuk bertumbuh melalui penelitian, belajar melalui dialog ilmiah, dan berkembang melalui proses akademik yang berkelanjutan.
![]()
